RAWI Indonesia

Robithoh Atho' wa 'Irfan Indonesia

Ikatan Alumni Universitas Imam Syafi'i RA, Mukalla Hadhramaut Yaman

Asuhan Al-Allaamah Al-Murobbi As-Syeikh Dr. Muhammad Bin Ali Bin Muhammad Baatiyyah Ad-Du'ani

Profil Imam Shafie College

Pendahuluan

       Imam Shafie College, Fakultas Syari’ah mulai berdiri pada tahun 1433 H di bawah naungan Seorang Ulama’ besar Al‘Allamah AlMurobbi AsySyekh Dr. Muhammad bin Ali Ba’athiyah. Lembaga pendidikan ini merupakan bentuk manifestasi dari Ribath (Pesantren) Imam Syafi’i menuju orientasi era modern. Lokasi perkuliahan dan Ribath ini terletak di ujung barat Kota Mukalla.

    Lembaga ini termasuk lembaga pertama yang dibangun di daerah tersebut bersamaan berdirinya Masjid Jami’Imam Syafi’i. Dengan dibangunnya sebuah masjid yang sangat besar ini, akhirnya daerah tersebut dinamai Fuwwah Syafi’i, mengikuti nama Lembaga yang tersohor di sana. Di sekitar Lembaga ini, terdapat 3 taman yang mengitarinya serta beberapa Fasilitas yang mendukung. Gagasan berdirinya lembaga ini didasarkan pada kurikulum pembelajaran Ulama’ Hadhramaut (Madrasah Hadhramaut), yang mana keberadaannya masih tetap berpengaruh, dan berperan besar di dunia Islam secara menyeluruh.

      Imam Shafie College merupakan pengembangan dari Jihad Dakwah terdahulu dari sebelum dirintisnya lembaga ini sebagai perwujudan para penuntut ilmu yang masih menyimpan semangat dakwah dan penyebaran Agama Islam sesuai jalan Ahlus Sunnah Wal Jama’ah. Fakultas ini merupakan awal Jihad Dakwah untuk mencetak kader Da’i dan Ulama’ yang selalu mengamalkan ilmunya, Cendikiawan yang mumpuni di bidangnya dan mengedepankan akhlaq serta budi pekertinya supaya menjadi seorang Ulama’ yang memberi petunjuk dalam penyebaran agama suci sesuai Manhaj (metode) Ahlus Sunnah Wal Jama’ah di seluruh penjuru dunia.

      Imam Shafie College ini, selain memberikan sumbangsih keilmuan beserta peran agungnya dalam mencetak kader Ilmuwan, lembaga ini juga dibentuk untuk bisa berbaur dengan masyarakat, berdakwah, mendidik serta melihat berbagai realita masyarakat yang semakin kompleks. Terbangun dari itu semua, maka pesan ini tertuju untuk para Ulama’, penuntut ilmu dan Ummat Islam secara keseluruhan.

Visi

Membawa Warisan Nabi sebagai wujud kontribusi penyebaran Agama Islam, seimbang dengan Ilmu dan amal di berbagai sendi kehidupan secara individu dan menyeluruh ke masyarakat muslim”.

Misi

“Terwujudnya lembaga pendidikan yang berorientasi sebagai sumber penyebaran Ilmu dan amal, sehingga tumbuh generasigenerasi dari Ulama’, Da’i, yang mengajak kepada Allah SWT, Agama, AlQur’an, AsSunnah dan RasulNya. Disertai dengan budi pekerti yang luhur, menjadi penyeru kepada Allah SWT melalui perbuatan langsung dan ungkapan yang memberikan perubahan pada masyarakat dalam pembangunan ummat di segala bidang”.

Orientasi

Orientasi lembaga perkuliahan ini bertendensi pada visi-misi sebagai wujud kredibilitasnya yang terbagi menjadi berbagai arah antara lain, sebagai berikut :

 Arah Pemikiran

  1. Mengenalkan Identitas Islam dan arti-arti afiliasi hakiki terhadap madzhab Ahlus Sunnah Wal Jama’ah dan menumbuh-kembangkannya.
  2. Menyebarkan metode pengajaran Ulama’ Hadhramaut dalam bentuk pemikiran, Ilmu, amal dan dakwah.
  3. Menerapkan dasar sentral yang bersumber dari pengajaran Ulama’ Hadhramaut dan pengamalannya.

 Arah Pendidikan

Mencetak kader-kader yang berkompeten serta berakhlak mulia, melalui penanaman nilai-nilai agama.

 Arah Keilmuan

  1. Berpegang teguh pada Referensi pokok Kitab suci Al-Qur’an, menerangkan keurgensiannya sebagai dasar utama dari berbagai dasar kodifikasi Syariat, melalui kandungan-kandungan agung yang tidak akan tersesat dengan berpegang teguh dengannya.
  2. Berpegang teguh dengan Sunnah Nabi Muhammad Saw. dan menyebarkannya dengan sanad yang terpercaya serta menerangkan keutamannya sebagai dasar kedua dari berbagai dasar pendirian Syariat.
  3. Mengetahui hak dan kewajiban terhadap Ahlul Bait.
  4. Menunjang penilitian ilmiah secara khusus pada zona pengukuhan disiplin pengetahuan yang terbangun atas dasar Ilmu Pengetahuan dan Makrifat Islam.
  5. Mengembangkan bakat fiqih bagi pengajar dan pelajar, sehingga mampu membaca kitab-kitab para Ulama salaf dan mengaplikasikannya pada realita Era Modern.
  6. Mencetak cendikiawan-cendekiawan muslim dalam pembelajaran problematika kontemporer, sebagai wujud pencitraan ajaran Islam yang kian berkembang.

 Arah Dakwah

  1. Mencetak kader-kader Da’i untuk berkhidmah pada Al-Qur’an dan Sunnah dengan Ikhlas dalam pengamalannya.
  2. Memperkaya para penuntut Ilmu Syariat dengan dasar kebudayaan yang lazim dalam mengkader para da’i yang mempunyai pemikiran lurus.
  3. Penerepan sikap moderat yang diprogram untuk melindungi Manhaj Ahlus Sunnah Wal Jama’aah dari paham-paham yang menyimpang melalui jalan pengkaderan cendikiawan dan da’i yang berilmu dan berkompeten.
  4. Penyederhanaan pemahaman berdakwah dan pendekatannya bagi penuntut ilmu sesuai kadar dan level kebudayaan kemasyarakatan serta penerapannya pada realita yang ada.
  5. Ikut serta dalam menanggulangi problematika aktifitas dakwah.

 Arah Kemasyarakatan

  1. Aktif berperan di masjid-masjid dan Halaqoh Ilmiah di masyarakat melalui penyelenggaraan diskusi umum dan ceramah berskala.
  2. Mengikat berbagai elemen tokoh masyarakat dengan para pakar ilmu dan pengembangannya di berbagai bidang melalui pencerahan para Ulama’.
  3. Penambahan penguasaan kemasyarakat terutama dalam konsep ubudiyah dan mu’amalah.
  4. Memberikan perlindungan terhadap masyarakat akan timbulnya perpecahan yang mengkhawatirkan melalui pencerahan yang selaras dengan Metode Ahlus Sunnah Wal Jama’ah dan pengkritisan doktrin yang bermunculan berimbang dengan keadaan manusia yang berbeda.

       Menghidupkan berbagai kegiatan agama, pengukuhan arti-arti persaudaraan dan persatuan di antara kelompok masyarakat dan pengukuhan hubungan Syariat di berbagai bidang kehidupan manusia.

Jangka Pendidikan

       Jangka pendidikan yang akan ditempuh di perkuliahan ini, kurang lebih selama 4,5 tahun. Dengan satu semester awal di Mustawa Tamhidi (persiapan). Kegiatan belajar-mengajar dimulai dari bulan Syawal hingga akhir bulan Rajab di setiap tahunnya. Dan itu mencakup 2 semester dengan jangka waktu 18 pekan di setiap semesternya. Pada 3 pekan terakhir, digunakan untuk ujian akhir semester, sehingga jam aktif kuliah menjadi 15 pekan.

RAWI Indonesia

Robithoh Atho' wa 'Irfan Indonesia