Taman Surga Yang Dirindukan

Gundah gulana hati ini, air mata yang terus membasahi pipi, saat aku teringat dia bersama orang lain, inikah sakitnya dihianati, terlebih lagi dihianati oleh orang yang di cintai, aku takbisa lagi bangun dari tempat tidur ini, dunia ini seakan terhenti, sudah lebih dua hari aku tergeletak di kamarku,

titutilu,titutilu, titutilutuuuuut,,, titutilu,titutilu, titutilutuuuut,,,

       Tiba2 aku di kagetkan dengan dengan suara sms dari hpku, aku mencoba meraih hpku yang berada di atas meja dekat tempat tidurku dengan tangan kanan yang agak aku paksakan memanjang karena jaraknya yang cukup jauh sambil menjaga keseimbangan agar aku tidak terjatuh, saat aku lihat, ternyata ada sms dari temanku yang mengajakku ke pengajian di masjid ULUL ALBAAB, aku sedikit memincingkan mataku, oh,, aku baru sadar, sudah berapa lama aku tidak mengikuti pengajian disana, semenjak aku berhubungan dengan dia aku sudah tidak pernah ikut pengajian itu lagi, malamku selalu di sibukkan dengan dia, ya,,, dia!! siapalagi, kalau bukan dia, yang telah mengacaukan hidupku dan membuatku menjadi makhluk yang menyedihkan seperti ini.

     Akupun sepertinya tidak bisa hidup seperti ini terus, aku harus bangkit, aku sangat merindukan suasana itu, suasana yang menentramkan hati, yang dulu sering aku ikuti, yang membuatku selalu ingat dan sadar atas kehambaanku dan kecintaanku dengan nabiku yang sangat mencintai ummatnya, dan aku pun harus segera bangkit dari tempat tidur ini, aku harus berdiri, dan juga bersyukur karena dengan kejadian ini aku bisa kembali mendekatkan diri ini kepadamu yaarabbi,, aku sangan rindu kepada taman surga itu…

hikmah :

     Dari Ibnu Umar R.A Rasulullah  berkata :

“إِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الجَنَّةِ فَارْتَعُوا , قَالوا : يا رسولَ اللِّه ومَا رِياضُ الجَنَّةِ ؟ قالَ : حَلَقُ الذِّكْرِ فَإِنَّ لِلّه سَيّاراتٍ مِنَ المَلَائِكَةِ يَطْلُبُوْنَ حَلَقَ الذِّكْرِ فَإِذَا أَتَوْا عَلَيْهِمْ حَفَوابِهِمْ “

Artinya : ketika kalian bertemu taman-taman surga, maka merumputlah, para sahabat bertanya: wahai rasulullah apakah taman surga itu ? beliau menjawab : majlis dzikir, sesungguhnya Allah mempunyai malaikat-malaikat yang tugasnya berkeliling, mereka mencari-mencari “ perkumpulan dzikir “ ketika menemukan mereka, lantas mereka mengerumuninya.

Imam syafi’i berkata:

وَ لَيْسَ شَيْءٌ بَعْدَ الفَرَائِضِ أَفْضَلُ مِنْ طَالِبِ العِلْمِ

Artinya : tidak ada yang lebih utama, setelah perkara fardlu, dari pada mencari ilmu.

         Dari sini sudah jelas bahwasannya mencari ilmu merupakan suatu keharusan bagi setiap orang muslim karena hati ini bagaikan tanah, dan ilmu itu bagaikan air, jika 40 hari saja tanah itu tidak di siram maka tanah itu akan kering dan tandus, sehingga sangat sulit untuk di manfaatkan dan juga di tanami sesuatu, begitu juga dengan hati ini, sepandai apapun kita, kita harus tetap menuntut ilmu sehingga hati kita bisa subur, indah dengan penuh bunga-bunga, dan menjadi taman yang sangat indah dan mententramkan, toh kebahagian itu bukan dari apa yang kita punya dan peroleh, namun kebahagian itu berasal dari apa yang kita syukuri.

by :  fahim an nawawi

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *